Terdampar di Prambanan


Ok, satu hal yang ingin gue sampaikan, judul tulisan ini gak ngenakin banget-__- Tapi itu bukan masalah._.

Arrived at Prambanan! Kami sampai di sini sekitar 16.30.  Turun dari mobil, kami dimanjakan oleh anginnya yang sepoi-sepoi, seolah merayu kami untuk jangan pulang dan tetap di sini haha.


And this…

Wisnu

Brahma

Brahma

Candi Syiwa

Candi Syiwa

Hanya informasi ini yang bisa gue dapat

Candi Syiwa tempat dimana Arca Roro Jonggrang berada. Kalian tau? Candi ini diberi pagar di sekelilingnya dan di tangganya tertulis “Dilarang Naik” (kalo gak salah inget) Menurut buku yang gue baca dan baru gue beli saat sampai di prambanan (I’ll upload the photos) hidung di arca Roro Jonggrang udah rusak dan yaa itu parah guys-_- Harus ditutup dan orang gak boleh masuk. Jadi pengunjung yang datang hanya bisa berfoto di pinggiran pagar. Like this…

Candi Kelir

Iseng gue foto dalamnya candi Kelir dan gue menemukan ini:

Kalo kata mama ini sajen

 

beautiful~

Setelah puas mengagumi keindahan candi-candi di Prambanan, kami menuju pintu keluar. Tepat di pinggir jalan, terdapat penjual souvenir, kami sempat mampir ke sini:

Tapi apaa? Gak ada yang gue beli wk maafkan diriku ini wahai penjual souvenir._.v Perjalanan kami lanjutkan dan gue sempet foto ini

Cantik ya? Gue seneng sinar matahari sore di sini. Membuat candi terlihat cantik dan WOW saat difoto. Tentunya yaa gue berfoto juga di sini._.

Allahu akbar Allahu akbar
Adzan maghrib! Itu artinya sore akan berganti menjadi malam. Ini saatnya pulang. Selamat tinggal Jogja… I’ll miss you so much :”)

Bersambung lagi…

Save

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s