Unjuk Gelar Pramuka


Kemarin, aku dan 10 anak kelas 5 tentunya di dampingi Kak Andi dan kakak-kakak yang lain pergi ke kecamatan untuk mengikuti unjuk gelar pramuka. Ketuanya adalah Dina. Kami berangkat pukul satu siang menggunakan angkot yang sudah di pesan oleh kepala sekolah.

Kegiatan kami saat baru datang yaitu latihan baris bebaris kembali. Saat di sekolah sudah latihan. Tapi agar lebih bagus kita latihan kembali di sana. Setelah latihan, kami diperbolehkan memakan cemilan dari rumah. Hmm…all food is yummy! Setelah makan-makan, kita pergi ke lapangan untuk upacara. Upacaranya cukup sebentar. Setelah upacara, beberapa SD mulai menunjukan aksinya dalam bidang Marching Band, tarian, dll.

Yang paling menarik adalah marching band. Aku dan temanku ingin sekali mengikuti marching band. Di sela pertunjukan, kami diberikan cemilan oleh kakak pembina. Lumayan, ganjal perut. Ada juga pentas yang berhubungan dengan P3K. Dibentuk menjadi cerita. Jadi, ada 3 remaja sedang jalan. Tiba-tiba ada preman yang menonjok mereka sampai berdarah. Tidak lama kemudian, ada 2 cewek yang datang untuk mengobati mereka. Ada juga yang membawa tandu untuk menggotong mereka. Acara pentas berlanjut sekitar 2 jam.

Jam setengah lima, Upacara Penurunan Bendera Merah Putih segera di mulai. Mana aku pengen pipis lagi. Temanku juga. Jadi kita tahan dulu. Upacara selesai jam setengah enam. Aku tanya sama temanku di mana toilet. Setelah tau kita izin ke kakak pembina untuk pergi ke toilet. Setelah ke toilet, kami kumpul lagi untuk menunggu angkot yang sudah dipesan sekolah. Angkotnya datang! Kita langsung berebut tempat agar kebagian tempat. Saat di jalan, temanku, Dina, pusing. Ia gak bisa naik angkot. Sampai juga di sekolah. Saat kupegang tangan Dina, rasanya dingiiiiiin bgt.

Selesai sudah acara unjuk gelar. Tebak, aku sampai rumah jam berapa? Jam 6 sore. Padahal aku berangkat dari rumah jam 11.30.  Wah..wah..wah..lama banget ya?

2 thoughts on “Unjuk Gelar Pramuka

  1. Salut Widi. Tulisanmu mengalir, ceritamu bagus. Tingkatkan lagi sebagai bekal untuk menulis cerpen dan novel di kemudian hari. Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s