Pengalaman Sakit DBD


Baru pertama kali aku masuk rumah sakit karena sakit DBD (sekitar awal februari 2009). Jadi gini ceritanya, sewaktu aku bangun pagi, badanku rasanya melayang & agak pusing. Aku pikir itu hal biasa jadi aku cuekin aja. Pas di sekolah, temanku bilang,”wid,kok kamu panas sih?”. Ternyata iya,aku panas. Kebetulan mamaku ada di sekolah. Mamaku hanya memberi obat penurun panas. Aku pulang duluan deh. Di rumah, aku hanya beristirahat.
Sorenya aku ke dokter. Untuk lebih pasti, darahku di periksa di lab. Dan hasil dari pemeriksaan itu, AKU POSITIF TERKENA DEMAM BERDARAH.

Oleh karena itu, aku harus nginep di rumah sakit. Sebelumnya, tanganku di infus dulu. Menggunakan kursi roda, aku di bawa ke kamar yang dituju. Saat menuju kamar, rasa lemas ngantuk bercampur di tubuhku. Sesampai di kamar, aku di angkat ke atas kasur. Dan….BLEG…aku tertidur.
Hari-hari di rumah sakit aku jalani hari demi hari. Awalnya sih bosen banget karena gak bisa apa-apa. Tapi lama kelamaan jadi betah rasanya. Oya! Hampir lupa! Aku sekamar dengan temanku, Dina, yang sakit DBD juga. Jadi aku bercanda aja deh sama dia. Kan udah aku ceritaain kan kalo aku pusing & panas. Tapi saat itu rasa pusing & panasku telah lenyap. TAPI….agar aku boleh pulah ke rumah, aku harus menyelesaikan ‘misi’-ku. Yaitu, menaikan trombositku melebihi angka 100. Saat itu trombositku adalah 83. Apanya, mamaku nyuruh aku buat minum jus jambu. Untungnya lagi, tanteku mau buatin jus jambu buatku.
Cukup banyak orang yang menjengukku. Mulai dari tante & om-ku, adik eyangku, teman-temanku, teman-teman eyangku, sampai teman-teman mamaku ikut menjenguk. Oleh-oleh yang mereka bawakan adalah, roti, angkak (sama dengan jambu biji hanya saja pahit banget), snack, dsb.
Seminggu kemudian aku boleh pulang karena trombositku telah mencapai angka 152. Alhamdulillah..tapi tebak aku pulang jam berapa? Jam 22.45! Senangnya sampai di rumah sendiri. Kamu tau apa yang aku lakukan ketika sampai di rumah? YA….TIDURLAH!!!!!

3 thoughts on “Pengalaman Sakit DBD

  1. berarti dirumah nggak pernah 3M ya mbak ?(menguras,masak dan menyapu) he..he..he. Syokur deh kalo sudah sembuh.
    salam

    • Alhamdulillah,,aku sdh sembuh. Aku 3M kok. Malah 4M, M yg terakhir adalah mengulang-ngulang yg 3M. Aku kena virusnya mungkin di sekolah, krn di sekolah aku cuma 1M (Memandang papan tulis)😀 Thx…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s